Aing Collections

... anything 2 collect...

Friday, October 29, 2004

 

Orang Film

HITUNGAN MUNDUR DIMULAI!!!

20 BESAR!
SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 20:

Jane Campion

Sebutan “Calamity Jane” bukan lagi untuk Fonda, Campion lebih berhak dalam dekade ini. Dia adalah satu-satunya Jane, bahkan satu-satunya wanita, yang berani bertindak brutal di layar. Bedanya, Campion tidak tampil sendiri, dia berada di belakang dan merancang pertunjukan psikadeliknya. Ketika para kritikus terpukau oleh “The Piano”, mereka berpikir bahwa ini adalah roman paling brutal, paling tragis, paling tidak sehat, paling sinis, paling “buruk rupa”, dan paling tidak romantis yang pernah dibuat oleh sutradara wanita, dan ketika mereka menonton “Holy Smoke”, mereka tidak bisa lagi meralat komentar mereka pada “The Piano”, mereka kehabisan komentar. Gillian Armstrong mungkin adalah orang yang paling pantas disebut sebagai pionir invasi sutradara-sutradara wanita Australia dan New Zealand ke Amerika, namun Jane adalah panglimanya dalam dekade 90-an, dia yang membuka mata Hollywood pada Anna Campion (adiknya), Jocelyn Moorhouse, dan wanita-wanita hebat lainnya dari Selatan.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 20:

Sir Anthony Hopkins

Orang bilang akting adalah tentang being elastic, tapi apanya yang elastis tentang Sir Tony? Orang juga bilang hanya yang santai yang bisa sukses di layar dekade ini, apa yang terlihat santai pada Sir Tony? Jadi, dalam beberapa hal orang ini sukses merombak aturan, dengan itulah dia merebut hati orang, tak ada penonton yang bisa melupakan Hannibal Lecter dalam “The Silence of the Lambs”, sementara “Howards End”, “The Remains of the Day”, dan “The Legend of the Falls” membuat orang semakin sadar pada keberadaan dan kekakuannya yang memikat. Dia juga sukses meneruskan warisan aktor-aktor serius Inggris yang selalu lahir dari zaman ke zaman, dalam dekade ini dia sedikit lebih pantas masuk daftar daripada Jeremy Irons, Sir Ian McKellen, atau makhluk-makhluk lain yang sezaman, sebangsa, dan sejenis dengannya.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 20:

Isabelle Adjani

Wajah-wajah kahyangan Eropa Daratan terus memenuhi Hollywood sampai akhir abad, ada Marceau, Jacobs, Binoché dll. Pasti ada sesuatu atau seseorang yang mengilhaminya. Kita tidak harus jauh-jauh mencari nenek moyangnya ke Deneuve, Lollobrigida, Loren, apalagi sampai Bergman, Gabor, dan Dietrich, cukup ke titik jauh yang paling dekat saja : Adjani. Dua puluh lima tahun yang lalu Amerika dan dunia diperkenalkan dan langsung terpesona padanya, sekarang masih tak ada yang berubah darinya, dan semua gadis-gadis baru Prancis dan Eropa daratan lain yang diterima Hollywood mengingatkan Hollywood pada Isabelle, magnet abadi perfilman Prancis.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 19:

Neill Jordan

Jumlah film Irlandia yang diekspor ke Amerika dan ke seluruh dunia dalam dekade 90-an mungkin sama – atau bahkan melebihi – jumlah total film Irlandia yang diekspor dari tahun 1920-an sampai 1980-an. Kita bisa saja menobatkan I.R.A dan problem-problem sosial masyarakatnya sebagai “pahlawannya”, namun tentu itu tidak bisa dimasukkan ke dalam daftar ini. Semua berawal dari “The Crying Game”, roman politik yang secara ajaib memecahkan rekor “Gods Must be Crazy” sebagai film impor terlaris sepanjang zaman di Amerika. Jordan adalah penulis dan sutradaranya, pembuka jalan bagi nama-nama sukses lain seperti James Sheridan, Terry George, dan lain-lain.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 19:

Nicolas Cage

Cage, sejak masih bernama Niccolo Coppolla, adalah aktor kelas menengah yang bertahan hidup dari film ke film di dekade 80-an, dia menjadi favorit segolongan kecil orang, tapi tak pernah berkesempatan menjadi bintang mainstream. Ternyata Nick adalah orang yang sabar, karirnya melonjak hebat menjelang akhir abad, sekarang dia adalah tipe orang yang bisa menjamin ketenangan raksasa-raksasa eksekutif Hollywood yang rakus dan gelisah.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 19:

Guinevere Turner

Who the hell is Guinevere Turner ??? O.K, you nggak kenal dia, fine. Tapi tolong tanyakan pada dua jenis orang : penggemar film budget mikro Amerika dan lesbian-lesbian aktif Amerika dan Inggris yang suka menonton film. Guin Turner adalah pahlawan sebagian besar dari mereka, pujaan hati mereka, mengalahkan Kathleen Turner atau Tina Turner. Guin ada di wacana mereka, bahkan di kafe-kafe mereka. Mungkin kalau lezbo imut ini mau berkorban lebih banyak, dia bisa jadi salah satu pengeruk uang di Hollywood, namun yang membuatnya begitu dicintai justru adalah konsistensi dan loyalitasnya, Guin tetap setia di lingkarannya walau itu bisa mengundang pertanyaan apakah dia benar-benar seorang profesional atau bukan.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 18:

Zhang Yimou

Sejarah besar perfilman Asia selalu dipandang sempit oleh Hollywood, mereka sebenarnya tidak ingin tahu banyak, mereka hanya menunggu jenius-jenius yang menjanjikan uang untuk mereka seperti Tsui Hark atau John Woo. Tanpa mengecilkan kehebatan keduanya, sebenarnya Akira Kurosawa adalah satu-satunya seniman film murni Asia yang dihargai Amerika. Masih beruntung, Kurosawa ternyata bukan yang terakhir, ada orang Timur lain lagi yang bisa mengulangi keberhasilannya, Zhang Yimou. Ketajaman mata Zhang, selera artistik, dan kejujurannya terlalu dahsyat untuk dibendung benteng keangkuhan Hollywood, mereka menghormati Zhang, dan lebih dari itu mereka menyukai Zhang dan mengizinkan rekan-rekan seperjuangannya menembus juga benteng itu, walau tak semua benar-benar master seperti Zhang. Bahkan ketika Zhang disakiti – oleh pemerintah RRC yang mengancam dan mengekang pergerakannya – orang-orang Hollywood-lah yang paling lantang berteriak membelanya.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 18:

River Phoenix

Berapa film yang dibintangi River dalam dekade 90-an? Tidak banyak, namun tidak juga terlalu sedikit, hingga dia mungkin tak akan melegenda. River Phoenix memang bukan James Dean. Tapi, sadar atau tidak sadar, kepergiannya yang cepat justru membuat bakatnya dikenang orang dan membuat anak-anak muda Amerika lebih berani memperlihatkan bakat mereka. Itulah fenomena yang paling pantas dicatat dari River, kepergiannya diikuti dengan ledakan kemunculan anak-anak muda berbakat sebesar dia, ledakan seperti itu tak pernah terjadi sebelumnya, bahkan tidak terjadi ketika James Dean meninggal.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 18:

Gong Li

Kalau Zhang Yimou berada di urutan ke-18, urutan ke berapa lagi yang paling pantas untuk Gong Li? Kedua orang ini sempat begitu identik, dimana ada Zhang, di situ ada Gong, dalam film atau dalam kehidupan nyata (sekarang tidak begitu lagi). Hollywood telah sadar bahwa di Asia banyak pembuat film hebat, Hollywood juga sadar Asia punya Bruce Lee dan Jackie Chan, tapi kapan Hollywood mulai sadar bahwa di Asia ada cewek yang bisa berakting? Mereka sadar sejak mereka menikmati keindahan Gong, dan kalau kita bersedia melihat lebih teliti, mungkin kita juga akan mengakui bahwa tak banyak wanita – dari belahan manapun di bumi ini – yang punya kharisma sebesar dia ketika berada di layar. Dan kalau Gong lahir dan besar sebagai aktris di Los Angeles, dia tak akan berada di urutan serendah ini dalam daftar “terpenting” ini (hingga harus berada di bawah nama-nama orang yang tak punya bakat dan kharisma sebesar dia).


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 17:

Mike Leigh

Perfilman dunia dekade 90-an ditandai dengan banyak banjir, salah satunya banjir film kelas pekerja Britania, terutama di era transisi dari Thatcher ke Blair (masa-masa John Major, siapa orang non-Inggris yang ingat?). Film-filmnya berkisah tentang perasaan kalah, dan bagaimana mengatasinya tanpa harus meraih kemenangan. Banyak sutradara yang terlibat dalam arus besar ini, dan di antara mereka Mike Leigh berdiri kokoh sebagai yang paling penting dan paling diakui. Ungkapan “lukisan” atau “potret” hampir 100% tepat untuk diterapkan pada film-filmnya, Leigh memasangnya tepat di depan muka penonton. Leigh juga adalah praktisi metode improvisasi dan pemahaman kolektif yang paling sukses di zamannya, tak heran jika kealamian suasana dan akting dalam “Life is Sweet”, “Naked”, atau “Secrets & Lies” sulit ditandingi film-film buatan sutradara lain.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 17:

Hugh Grant

Cukup dengan satu penampilan, dalam “Four Weddings and a Funeral”, Grant merebut perhatian dunia sebagai Charlie yang ganteng, charming, namun sering terkesan bego dan kikuk. Grant juga membuka pintu aktor-aktor muda Inggris yang terus menyerbu Amerika langsung ke jalur mainstream. Beberapa tahun kemudian, Grant membuat sensasi lagi: tertangkap sedang mengencani pelacur di jalan raya zona daerah bebas prostitusi di Los Angeles. Besarnya perhatian media pada masalah sepele seperti itu membuktikan bahwa Grant memang telah menjadi orang penting. Ketika abad XX berakhir, Grant telah berhasil lagi menjaga stabilitas karirnya, dia adalah satu dari sedikit letupan yang tidak sekedar meletup sekali lalu hilang.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 17:

Michelle Pfeiffer

Kalau daftar ini dibuat sepuluh tahun lebih awal, Michelle tentu akan berada di sepuluh besar, bahkan lima besar, atau mungkin nomor satu. Sekarang tentu tidak lagi, namun belum juga cukup alasan untuk melemparnya keluar dari deretan aktris penting di dunia. Masih banyak orang di dunia yang menonton film hanya untuk menonton Michelle, masih banyak aktris muda Amerika yang hanya ingin seperti Michelle. Lagipula dekade ini bukan dekade yang sepi untuknya, dia pernah memegang rekor aktris termahal, beberapa filmnya meledak, interpretasi “Cat Woman”-nya melegenda, nominasi-nominasi award diraihnya, semua terjadi pada Michelle dalam dekade 90-an.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 16:

P.J. Hogan

Ada beberapa alasan yang membuat Hogan menjadi penting dalam dekade ini. Pertama, dia menjadi bagian penting dari pergerakan film-film Australia yang tiba-tiba mendapat tempat yang baik di Amerika (setelah lama sepi sejak “Crocodille Dundeedan “Mad Max”). Kedua, dia juga ikut serta membuat komedi romantis menjadi “pemenang” dalam persaingan antar genre dalam dekade ini. Ketiga, sangat sepele, dia membuat ABBA populer lagi. Semua dilakukannya hanya dengan satu film, “Muriel’s Wedding”. Perkawinan ketiganya (setelah Gillian Armstrong dan Muriel), kali ini dengan dibiayai Hollywood, memang tidak istimewa apalagi fenomenal, namun secara komersial “My Best Friend’s Wedding” telah bisa mengamankan posisinya sebagai salah satu teman terbaik Hollywood.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 16:

Arnold Schwarzenegger

Tidak terlalu banyak film dibintanginya dalam dekade ini, namun kehadirannya selalu terasa, selalu seperti sebuah bom yang dijatuhkan ke tengah-tengah kerumunan yang lupa bahwa masih ada sebuah bom besar yang ledakannya masih begitu-begitu juga namun tetap harus ditakuti dan diperhitungkan. Arnie is Arnie, orang Austria ini tak bisa dihentikan selama dia masih mau melaju.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 16:

Jennifer Love-Hewitt

Terus terang, gadis ini lumayan memuakkan. Tak banyak bakat akting yang bisa ditunjukannya, tak ada sesuatu padanya yang bisa dijadikannya perisai terhadap kejamnya arus perubahan, dia tak akan ada di tempat setinggi itu beberapa tahun ke depan. Tapi akui saja, Jennifer luar biasa sukses, hanya Britney Spears yang mampu melebihinya di zamannya. Dia menjadi salah satu simbol dunia instan, sukses di film televisi melompat ke layar lebar dan menjadi artis rekaman paruh waktu, semuanya memberi keberhasilan yang tidak mengecewakan untuknya.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 15:

Robert Altman

Kakek-kakek sinis ini belum mau menghapus namanya dari daftar orang penting di Hollywood, dia masih menelanjangi apa saja yang bisa ditelanjangi. Dekade ini ditandai dengan tiga proyek mega ambisiusnya “The Player”, “Short Cuts”, dan “Ready to Wear”, semuanya adalah film yang mempekerjakan puluhan aktor-aktris papan atas dalam peran-peran kecil. Yang pertama ditujukkan langsung ke “kantornya”, Hollywood, Altman menggambarkannya sebagai sebuah gudang uang yang amoral dan penuh paranoia, “Short Cuts” menertawakan tingkah laku orang kelas menengah Amerika dengan tanpa belas kasihan, dan film yang ketiga adalah persembahan brutal yang membuat marah para pelaku dunia fashion dan juga kritikus film. Dalam karirnya yang panjang, Altman memang telah menyindir segala sesuatu yang pernah dilihatnya, entah dunia apa yang menurutnya tak usah diejek. Mungkin ketika dia meninggal – dan tampaknya itu tak akan lama lagi – senyum sinis akan menggurat di wajahnya yang renta, ribuan orang akan merasa sangat kehilangan, dan tak kurang juga yang merasa senang dengan kepergian si raja usil.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 15:

Mel Gibson

Dekade delapanpuluhan adalah awal era kejayaan Mel, dan sembilanpuluhan adalah “Bab II”-nya. Mel terus bersinar, bahkan dalam dekade inilah dia mulai merambah bidang lain, penyutradaraan, dan ternyata dia juga bisa meraih sukses luar biasa di bidang itu. Sebagai aktor, semua film yang dibintanginya masih menjamin penuhnya bioskop dan lancarnya penyewaan film. Mel memang telah terlalu meng-Hollywood untuk dituduh terlibat dalam lonjakkan tiba-tiba Australia menjadi negara ketiga terpenting dalam dunia film Barat - melewati Prancis, Italia, dan Swedia yang pernah begitu super - namun bagaimanapun Mel adalah orang Australia pertama yang bisa menyejajarkan dirinya dengan bintang-bintang internasional kelas satu.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 15:

Dominique Swain

Lagi-lagi nama aktris setengah matang masuk dalam daftar ini (di atas Mrs.Professional SuperPfeiffer dan dewi agung sekaliber Adjani!). Sampai abad XX ditutup, Dominique belum berusia sembilan belas tahun, hanya ada tiga film dalam c.v nya, dan tabungannya belum seperseribu kekayaan Rosie O’Donnell yang bahkan tak masuk daftar ini. Tapi lihatlah debutnya dalam “Lolita”, lihat bagaimana dia menghidupkan lagi setan kecil legendaris rekaan Vladimir Nabokov itu, dan lihat pula apa yang terjadi di Hollywood kemudian. Beberapa film setelah itu mencoba menampilkan Lolita-Lolita modern, mereka mencari pada Reese Whiterspoon, Natasha Lyonne, Natalie Portman, Mena Suvari, Christina Ricci dan banyak lagi, semua dengan satu standar untuk disamai: standar sensualisme prematur ala Swain. Swain sendiri mungkin hanya penerus personifikasi nymphet yang diwariskan oleh Jodie Foster, Brooke Shields, dan Nastassja Kinski, untuk sekedar mewarisinya dengan satu film, dia sangat berhasil.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 14:

Nora Ephron

Mungkin suami Nora, Rob Reiner, juga pantas masuk di daftar ini dengan alasan yang hampir sama dengan masuknya Nora : menghidupkan kembali komedi roman Amerika. Fat Rob telah sukses menciptakan demam “When Harry Met Sally” ketika Nora masih lebih dikenal sebagai penulis skenario, dan semua yang dilakukan Nora sebagai sutradara mungkin sedikit banyak masih dipengaruhi Rob. Tetapi Rob membuat film itu sebelum dekade sembilanpuluhan, dan karya-karya penyutradaraan pribadi Nora tak kalah berpengaruhnya dari karya-karya suaminya, sementara Rob sendiri menandai dekade sembilanpuluhan dengan beberapa kegagalan dalam usaha untuk kembali pada komedi romantis. “Sleepless in Seattle”, film kedua Nora, adalah film yang mempunyai pengaruh langsung pada kesuburan roman-roman komedi Amerika setelahnya, dan lima tahun kemudian, film Nora lainnya “You’ve Got Mail” memberikan kesegaran yang tak terlihat pada film-film roman komedi buatan generasi di bawahnya.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 14:

Robert de Niro

Di tahun 1999, nama Robert DeNiro mungkin tak terlalu banyak berarti lagi bagi penggemar film dunia. DeNiro bukan aktor masa kini seperti di Caprio, bukan aktor tua yang masih mengaum nyaring seperti Pacino, juga bukan legenda pensiun seperti Brando. Tapi sadarkah kita bahwa DeNiro adalah orang Amerika yang paling aktif membintangi film dalam dekade sembilanpuluhan? DeNiro terlibat dalam duapuluh sembilan film selama sembilan tahun! Sedikit orang yang sadar. Dia memang memilih untuk menghabiskan senja hari karirnya dengan peran-peran kecil yang tidak mencolok. Bobby DeNiro adalah simply seorang workaholic, dia hanya ingin bekerja dan bekerja, dia terlalu perduli pada dunia film dan tak perduli pada fakta bahwa orang mulai tak perduli padanya. Sesungguhnya agak berlebihan jika berkata bahwa orang tak perduli padanya, aktor-aktor muda Amerika masih belum punya banyak pahlawan lain, mereka masih mengaku merasa tergetar ketika harus berhadapan akting langsung dengannya, Il Maestro dari Bronx yang telah memberikan segalanya dan belum kehilangan sedikitpun energinya, satu dari sedikit aktor yang sungguh-sungguh membuat Amerika bangga.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 14:

Angelina Jolie

Sampai dekade 90-an berakhir, Jolie belum mencapai tempat yang tinggi, tapi orang telah mengiringi perjalanannya menapaki anak tangga demi anak tangga dengan kecurigaan bahwa Hollywood sedang membuat produk spesial. Sejak film pertamanya, Jolie telah melakukan sesuatu yang tak mampu dilakukan aktris-aktris senior apalagi aktris-aktris seangkatannya: dia bisa menciptakan sebuah titik perhatian tunggal di layar, dia selalu mendominasi layar, tak perduli sebanyak apapun orang di sekelilingnya. Ada kritikus yang berkata bahwa aktor-aktris lain lebih baik berpura-pura mati ketika mereka sedang harus berbagi tempat di layar dengan Jolie. Dekade sembilanpuluhan hanya awal baginya, kita lihat sendiri apa saja yang dia dapatkan di awal abad XXI.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 13:

Amy Heckerling

Tempat ini bisa saja diisi John Hughes, apalagi selain dikenal sebagai “Bapak Film ABG Delapanpuluhan”, Hughes juga menurunkan usia obyeknya di dekade sembilanpuhan dan mendirikan “pabrik anak ajaib” dengan menulis “Home Alone”, “Denis the Menace”, dan “Curly Sue”, namun Hughes tidak menyutradarai satu film remaja pun yang menjadi hit di dekade sembilanpuluhan hingga tanggung jawab meledaknya trend film ABG dalam dekade ini pantas dibebankan pada Heckerling. Heckerling adalah orang yang sempat mengacaukan superioritas Hughes dalam dekade delapanpuluhan, Amy membuat “Fast Time at Ridgemont High”, observasi kasar atas ABG yang membuat film-film hit Hughes tampak bodoh. Dalam dekade sembilanpuluhan – setelah ditertawakan ketika membuat komedi keluarga – Heckerling kembali menciptakan tonggak film tentang anak belasan dengan “Clueless”, film ini langsung diikuti ratusan film sejenis yang kebanyakan tampak pucat pasi ketika dibandingkan dengan karya Heckerling.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 13:

Jackie Chan

Hollywood selalu mencari sesuatu yang PASTI bisa dijual, namun kadang hasil pencarian mereka bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Chan sudah malang melintang puluhan tahun di Asia, dan dia SANGAT bisa dijual, namun Hollywood seakan baru menyadari itu dalam dekade sembilanpuluhan. Mereka terkejut sendiri dengan sukses “Rumble in the Bronxdan setelah itu rela bersujud untuk mencium ujung sepatu orang Hongkong ini. Hollywood telah benar-benar keranjingan Jackie Chan, lalu membuat sesuatu dengan Chan dan menjual hasilnya lagi ke Asia, hebatnya orang Asia yang sempat menertawakan keterlambatan itu masih juga menyerbu dengan antusias film-film Jackie Hollywood.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 13:

Emma Thompson

Sejak zaman film bisu sampai Vivien Leigh sampai Elizabeth Taylor, gadis-gadis Inggris telah mendapat tempat yang baik di Hollywood, namun generasi mereka tak pernah begitu sadar dan bangga dengan ke-Inggris-an mereka, sampai datangnya Emma. Kesan pertama tentang dia adalah “aktris Inggris”, dan setelah dia, setiap wanita Inggris yang sukses di Hollywood akan tetap menjadi wanita Inggris di mata pengamat film. Mereka semakin jelas dan semakin berkumpul dalam jumlah yang semakin banyak. Gadis-gadis yang lebih muda dan segar seperti Bonham-Carter, Ormond, atau Winslet berhutang pada Thompson yang telah menciptakan label “Aktris Inggris yang sukses di Hollywood” dan bukan lagi “Aktris Hollywood yang berasal dari Inggris” seperti yang dipakai Leigh atau Taylor dulu.

SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 12:

Renny Harlin

Sebenarnya bisa saja John Woo mengisi urutan ini karena Hollywood pernah sangat iri padanya karena bisa membuat film-film action Hongkong begitu spektakuler. Namun Hollywood kurang sering merayu Woo, mereka menemukan yang seperti itu pada Harlin. Sejak “Die Hard 2”, ketidaklogisan sudah menjadi merek dagang si brewok dari Finlandia ini, tapi orang tidak perduli dan melahap semuanya. Harlin – yang selalu diizinkan bekerja dengan budget besar – telah berandil besar dalam membiasakan penonton film Hollywood menerima logika artifisial dalam film-film action yang bukan fiksi ilmiah, cerita-cerita kepahlawanan irrasional seperti “Cliffhanger”, “A Long Kiss Good Night”, dan “Deep Blue Sea” adalah media-media suksesnya.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 12:

Macaulay Culkin

Culkin datang begitu cepat dan pergi tanpa permisi dari Hollywood. Hanya dengan sepasang sequel “Home Alone”, dia melesat menjadi bintang, lalu Hollywood sibuk mencari bibit-bibit lain yang bisa melesat secepat dia, formula suksesnya diterapkan pada berbagai anak, namun segala sesuatu hanya perlu satu simbol, dan Culkin telah menjadi simbol anak-anak yang didewasakan dengan cara Hollywood. Apapun yang terjadi padanya kemudian, tak bisa lepas dari kisah dongengnya sebagai pangeran ketika dia masih berusia begitu muda. Kini kita tidak yakin apakah kita masih bisa melihat si pirang ini berakting lagi, dan percayalah: Hollywood tak perduli pada hal itu, mereka telah mendapatkan yang terbaik dari anak ini dan merasa telah membayarnya dengan baik. Semua telah beres dan impas menurut kode etik Hollywood.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 12:

Susan Sarandon

Dia adalah aktris pop yang tak punya masalah dengan usia. Bukan awet muda (dalam usia limapuluh tahun Sarandon memang terlihat seperti berusia limapuluh tahun), namun dia bisa menyesuaikan dirinya untuk setiap keperluan. Ketika usianya duapuluhan Sarandon adalah salah satu gadis favorit Hollywood, di usia tigapuluhan daya tarik seksualnya yang matang dimanfaatkan dengan cermat, di usia empatpuluhan dia begitu laris berperan sebagai wanita gelisah yang berada dalam usia krisis, dan ketika dia memasuki kepala lima, Hollywood selalu berteriak memanggilnya ketika mereka membutuhkan pemeran seorang ibu untuk sebuah film yang diproyeksikan untuk menjadi hit. Ketika aktris-aktris lain begitu paranoid dengan angka usia mereka, Sarandon justru selalu merayakan pertambahan usianya dengan tawaran-tawaran yang penuh harapan keberhasilan.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 11:

Whit Stillman

Jarang ada film Stillman yang bisa ditemukan di Indonesia, namun kita bisa menemukan jejaknya di sana-sini. Semua film Stillman (dengan “Metropolitan” sebagai tonggaknya) adalah film tentang “yuppie”, lajang-lajang muda Amerika yang dengan ponsel dan dasi keluar masuk tempat kerja dan kafe. Stillman menggali segala-galanya tentang mereka dengan gaya komedi-komedi yang agak elitis dan eksklusif. Dampaknya luar biasa, semua film Hollywood tiba-tiba termakan gambaran Stillman, hampir semua figur yuppie yang tampil dalam film Hollywood adalah variasi dari makhluk-makhluk ciptaan Stillman, bahkan mungkin dalam kehidupan nyata para yuppie itupun malah terjebak dalam gambaran Stillman. Memang, jika Hollywood telah terjangkit, maka efeknya di seluruh dunia tinggal masalah waktu dan intensitas.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 11:

Ewan McGregor

Pemuda antah berantah ini tiba-tiba membuat ribut gadis-gadis pasca remaja di Amerika, mereka menyambut munculnya “ekspor terpanas Skotland sejak Sean Connery”. Jika Connery dulu membom ibu-ibu mereka dengan sosok gagah yang berwibawa, McGregor justru tampil setengah mabuk dan setengah tolol dalam hampir sepanjang film yang melambungkannya, “Trainspotting”. Poster dirinya dalam keadaan basah dan awut-awutan terjual lebih laris daripada gambar Yesus, logat bicaranya ditiru di berbagai penjuru Amerika. Dia sendiri dengan mudah melangkah masuk gerbang emas Hollywood, dan yang membuatnya penting adalah: di belakangnya puluhan aktor muda Britania seusianya berbaris mengikutinya, memanfaatkan pintu yang sedang terbuka lebar itu. Dia telah berhasil menjadi aktor Britania terpopuler di Hollywood dalam dekade sembilanpuluhan, kita tinggal menunggu berapa lama dia akan bertahan dan bagaimana Hollywood memperlakukannya.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 11:

Meg Ryan

Sejak “When Harry Met Sally”, Meg terus memantapkan posisinya sebagai ratu komedi roman, dia tidak selalu bermain dalam film jenis itu, namun orang telah tanggung menganggapnya berasal dari situ, dan setiap Meg kembali ke spesialisasinya, kesuksesan mendekatinya. Dekade sembilanpuluhan memberikan kesempatan yang besar sekali padanya untuk bisa bersinar, dia berhasil memanfaatkan semuanya dan berhasil menghindari kesan stereotip yang potensial sekali untuk melekat padanya. Meg juga berhasil menetapkan standar yang berlaku pada setiap aktris dewasa yang akan bermain dalam roman-roman komedi, hingga muncul istilah “peran ala Meg Ryan”.


SEKARANG,

10 BESAR!!
SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 10:

Jim Abrahams

Tentu saja Abrahams memulainya bersama Zucker bersaudara sebagai “Bapak Pembuat Parodi Ringan”, mereka juga harus bersaing dengan Mel Brooks yang lebih senior dan ‘berwawasan’, namun dari empat nama ini, hanya Abrahams yang tetap berhasil dengan parodi-parodi ringannya dalam dekade parodi ini. Abrahams – bersama para Zucker – telah meletakan dasar-dasarnya dengan “Airplane” di akhir 70-an, mereka terus berbunyi di pertengahan delapanpuluhan, dan sembilanpuluhan memperlihatkan tercerai berainya tiga sekawan ini, menyisakan Abrahams dan David Zucker di jalur parodi murni, sementara Jerry Z tampak bosan sendiri. Abrahams menandai karir sembilanpuluhannya dengan sequel “Hot Shots”, sementara David Z meneruskan epik “Naked Gun”-nya, tentu semua sepakat bahwa “Hot Shots” lebih murni parodi, lebih non-intelektual, dan lebih mengilhami munculnya film-film sejenis.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 10:

Kevin Costner

Costner adalah salah satu aktor Hollywood terpenting dekade 90-an, kita tidak usah sibuk menyusun fakta-faktanya, dari tahun ke tahun kita menyadari itu, Costner adalah Harrison Ford-nya 90-an, aktor kharismatik yang cocok ditempatkan di genre pop apapun. Hampir setiap film yang dibintanginya dalam sepuluh tahun terakhir menjadi hit besar, diapun menyutradarai satu film sukses, Costner mendapatkan segalanya dalam dekade ini. Dia membuat orang sadar lagi pada istilah “pria Hollywood nomor satu” dan dengan cepat dia merangsang para eksekutif film untuk menemukan pria semacam itu pada aktor-aktor yang juga semakin terangsang untuk menjadi “The King” di akhir abad.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 10:

Kate Winslet

Ketika Kate masuk nominasi Oscar lewat “Sense and Sensibility”, orang sudah menduga bahwa Hollywood akan segera memanfaatkan gadis Inggris yang sintal dan belum terkenal ini. Tapi orang agak terkejut ketika “pemanfaatannya” itu adalah untuk proyek seambisius “Titanic” mendampingi Pangeran di Caprio yang sedang panas-panasnya. “Titanic” mewabah dan prediksi selanjutnya adalah Kate akan segera menjadi tipikal superstar glamor Hollywood. Tebakan orang kali ini meleset total. Setelah popularitasnya melambung setiap pilihan karirnya dipantau orang, dan ternyata The Wicked Winslet terlalu liar untuk dipelihara Hollywood, dia memilih untuk tetap mengembara dari satu peran ke peran lain yang tak terbayangkan oleh gadis-gadis lain yang telah berada di tempat setinggi dia. Dalam usia semuda itu, dia telah berhasil menggertak Hollywood dan mengilhami aktris-aktris sukses lain untuk berbuat serupa, dia berdiri di tempat yang sangat khusus dan bersinar di antara generasinya, Kate mungkin hanya sesaat menyandang status superstar namun dia telah terlanjur berhasil menjadi sebuah fenomena yang jarang terjadi di Hollywood.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 9:

Kenneth Branagh

Sepertinya Branagh terlalu serius untuk masuk daftar ini sebagai sutradara, namun sesungguhnya tidak demikian, Branagh begitu gila dalam bercanda, dia mencandai Oom William, dia mencandai dunia teater, dia mencandai Hollywood, mengacaukan batas antara mana yang trendy dan mana yang tidak. Berkat gebrakan “Henry V” yang dilanjutkan oleh interpretasi-interpretasi sinematik Shakespeare yang lain di tahun sembilanpuluhan, Branagh menyuburkan lagi demam Shakespeare di Hollywood yang segera merembet ke demam sastra, demam parodi sastra, dan semua demam aneh lainnya yang bahkan tak pernah berhasil diciptakan Lawrence Olivier, sang ‘Shakespeare Seluloid Pertama’.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 9:

Keanu Reeves

Hanya sedikit jumlah laki-laki yang pernah begitu memabukan dunia sampai ke taraf histeris dengan modal potongan rambut, Keanu melakukannya dengan kecepatan tinggi dan konsentrasi penuh. Dia juga berhasil membuat seorang aktris yang hampir frustrasi seperti Sandra Bullock menjadi bintang, hanya karena kebetulan Sandra selalu berada di bis yang hendak diselamatkan Keanu sehingga semua penonton mau tak mau melihat juga wanita ini. Kalau kita hanya mengacu pada “Speed” sebagai sebuah momen penting dan trend-setter dekade ini, seharusnya nama Jan de Bont-pun masuk dalam daftar sutradara penting, namun inti terselipnya Keanu di daftar ini melewat batasan-batasan “Speed”. Keanu tampil begitu standar dan hampir tanpa ciri khas attitudial dalam film itu tapi dia ternyata berhasil, dan itu menyadarkan Hollywood bahwa mereka membutuhkan ‘sesuatu’ yang sangat misterius dan sulit diperkirakan dari seorang aktor untuk meraup laba.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 9:

Whoopi Goldberg

Hanya dengan berdiri diam, Goldberg adalah patung slapstik, dan ketika dia bergerak, dia adalah berkah. Tiga dari duapuluh aktris dalam daftar ini – Adjani, Jolie, dan Goldberg – mempunyai ketergantungan besar pada takdir mereka secara fisik, walau ketiganya tentu saja punya modal-modal lain sebagai aktris yang sukses dan mereka tahu bagaimana memanfaatkan keistimewaan mereka, dan untungnya, Hollywood juga tahu. Dari tiga nama itu, semua setuju bahwa Goldberg adalah yang paling berhasil menjalin hubungan tahu sama tahu dengan Hollywood, dia adalah satu dari sedikit sekali aktris (inilah bedanya aktor dengan aktris) yang mampu menjamin kesuksesan filmnya, dan walau Goldberg telah berkarir sangat lama, dekade sembilanpuluhan adalah masa keemasan karirnya, dekade yang membuatnya menjadi aktris yang sangat penting di Hollywood.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 8:

Danny Boyle

Karir sensasional Boyle sebagai sutradara memang hanya merupakan salah satu elemen dari trio sukses Skotland, Boyle – Hodges – McDonald, tapi apa boleh buat, daftar ini hanya memuat nama sutradara, aktor, dan aktris, tidak penulis skenario dan produser. Kelincahan sentuhan visualnya bahu-membahu dengan kelincahan bertutur Hodges dan semangat berproduksi McDonald, bertiga mereka menaklukan Amerika dan menyadarkan orang bahwa kekuatan produksi film Britania bukan hanya Inggris. “Trainspotting” membuat penikmat film dunia tiba-tiba meminta sebanyak-banyaknya potret Skotlandia, dan orang-orang Skot dengan bersemangat menanggapinya dan memproduksi film sebanyak-banyaknya. Di Hollywood, Boyle melanjutkan dengan “A Life Less Ordinary” dan “The Beach”, dua-duanya lumayan sukses walau tak satupun fenomenal, namun Boyle telah dengan tegas memasukan namanya dalam daftar incaran di Hollywood, dan banyak sekali pemuda-pemudi pembuat film di dunia yang dengan terang-terangan mengaku terpengaruh dan terilhami olehnya.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 8:

Leonardo di Caprio

Ketika usianya masih belasan, di Caprio adalah seorang remaja tanggung dengan bakat akting luar biasa yang berani membintangi film-film riskan yang tak akan membuatnya menjadi bintang pop. Roman pop nyentrik Baz Luhrman “William Shakespeare’s Romeo & Juliet” meledakkan popularitasnya, dia telah berhasil mendamaikan keliarannya dengan dunia pop. Ternyata itu belum puncaknya, bersama sesama anak muda penempuh resiko, Kate Winslet, dia melesat ke puncak dunia, justru dalam sebuah film yang sangat mainstream, “Titanic”. Setelah itu, Leo memang tidak senekat Kate yang terjun bebas ke laut yang lebih liar, namun pemuda ini berhasil mempertahankan “harganya” sebagai bintang pop muda yang berhasil berkompromi dengan pola-pola komersial Hollywood tanpa harus terjebak di dalamnya.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 8:

Madonna

Ya, karir musiknya memang sering menenggelamkan karir aktingnya, namun Madonna bukan Whitney Houston yang sekedar numpang lewat di dunia film, dia adalah sesuatu yang lebih penting. Setiap kegiatannya di bidang film, jauh sebelum hasilnya dilempar ke publik, telah selalu mengundang antisipasi dari berbagai penjuru, “Apa yang akan dilakukan Madonna” selalu menjadi pertanyaan yang menarik. “Body of Evidence” mungkin hanya eksploitasi sex yang tak bermutu dan “Evita” adalah film musikal kuno yang sok artistik, namun film-film itu tak akan dibicarakan begitu banyak orang andai dia tak terlibat di dalamnya. Dekade delapanpuluhan mungkin adalah “era Madonna“ yang sesungguhnya sampai-sampai para pengamat budaya, filsuf-filsuf post-modernisme, bahkan Paus pun merasa perlu membahasnya, namun dalam dunia perfilman Madonna baru menemukan identitasnya sebagai aktris yang berpengaruh satu dekade sesudah itu.

SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 7:

Woody Allen

Allen dan Hollywood telah puluhan tahun terlibat dalam hubungan antara cinta dan benci, mereka saling membutuhkan dan juga saling membuat sebal satu sama lain. Film-filmnya dalam dekade ini memang tak lagi menjadi monumen seperti dalam dekade-dekade sebelumnya, namun film-film Allen tetap menghembuskan pengaruh yang tak tertahankan oleh generasi baru pembuat film Amerika, roman-roman neurotisnya tetap menjadi acuan, karakter-karakternya tetap menjadi standar, dan gaya penyutradaraannya tetap dianggap hasil sentuhan tangan dewa. Sebagai selebriti, Allen tetap menjadi berita hangat, setiap fase hidupnya - bersama Mia Farrow ataupun sesudahnya - diperlakukan sebagai hiburan massa seperti salah satu cerita filmnya. The Woodman sama sekali belum tergeser, tergantikan, apalagi terlupakan.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 7:

John Travolta

Tak seorangpun – termasuk Travolta sendiri – yang menyangka bahwa penampilannya sebagai Vincent Vega dalam “Pulp Fiction” akan membawa kelahiran kedua baginya. Di akhir tujuhpuluhan, Travolta lebih dari seorang raja disko, setiap hal yang dilakukannya waktu itu menjadi populer. Tetapi sejak awal delapanpuluhan, dia hampir masuk daftar “Dimana Dia Sekarang?”, dalam masa itu orang tidak melupakannya namun tak lagi banyak perduli padanya. Dan dekade sembilanpuluhan tiba-tiba mengizinkan kembali Travolta berperan aktif dalam mimpi-mimpi Hollywood. Menghasilkan film yang laris hampir sesulit membalikkan telapak kaki seeekor gajah, namun dengan memasukkan nama John Travolta ke dalamnya, kacang gorengpun kalah larisnya. Travolta telah benar-benar kembali menjadi orang penting, bahkan lebih penting – dan lebih gemuk – dari masa-masa diskonya bersama Olivia Newton John dulu.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 7:

Meryl Streep

Sejak awal kelahirannya, Hollywood tak pernah mengenal aktris yang harus dijadikan standar dalam masalah akting (Bette Davis atau Katharine Hepburn pun tidak), sampai Streep tiba-tiba membuat kata “skill” menjadi begitu penting bagi seorang pemain film. Setiap gerakan kecil tubuhnya dalam memainkan suatu peran dianggap pelajaran akting. Kharisma Streep terasa begitu dominan di tahun 80-an, dan dekade sembilanpuluhan masih belum juga membuatnya ketinggalan zaman, Streep bahkan meraup lebih banyak sukses komersial dari sebelumnya. Namanya tetap menjadi salah satu pilihan utama untuk film-film drama, dia juga bisa dijadikan jaminan sukses untuk sebuah film komedi, dan jalur action pun kadang meminta setetes kekuatannya. Beberapa nama dalam daftar ini mempunyai kemungkinan untuk jadi legendaris, waktu akan menguji mereka, namun Streep tak usah menunggu lagi, dunia film telah lama menobatkannya sebagai legenda.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 6:

Spike Lee

Tradisi film “all-black” bukanlah barang baru di Amerika, namun gelombangnya selalu dianggap fenomena kecil yang tidak kunjung masuk ke dalam jalur umum sebelum munculnya orang ini. Lee juga berhutang pada tradisi film itu, dia juga berhutang pada kehidupan masa kecilnya di ghetto kulit hitam, dan semua pembuat film sembilanpuluhan yang mengedepankan kehidupan kaum minoritas di perkotaan Amerika – dari segala etnis – berhutang besar pada Lee yang telah membuat mereka lebih mudah mendapat perhatian. Lee memulai karirnya dengan cerita-cerita kecil tentang kaumnya seperti “Do the Right Thing” dan “She’s Gotta Have It”, itu telah cukup untuk membuat genre ini menjadi mainstream, para juniornya yang sangat berbakat seperti John Singleton dan The Hughes Brothers turut memperkuat fondasinya, Lee kemudian membuat epik “Malcolm X” di atas fondasi itu, dan setelah itu dia dianggap sebagai seorang “Bapak”.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 6:

Robin Williams

Apakah ketika dia masih berperan dalam “Mork and Mindy” orang telah bisa melihat bahwa dia akan menjadi sepenting ini? Entahlah. Kisah perjalanan karirnya cukup linear dan ditandai beberapa lonjakan yang menambah kecepatannya. Sesuai dengan basisnya, Williams pertama di kenal sebagai seorang komedian, dia memulai sebagi seorang kelas ringan yang beruntung mendapatkan ruang yang bisa membuatnya terlihat jelas. Setelah dia berada di tempat yang terang, Williams-lah yang menarik peran-peran basah itu ke arahnya, peran-peran itu membesarkannya, tentu dengan ditunjang kemampuannya yang luar biasa. Dekade sembilanpuluhan adalah tahun-tahun emas Williams, dia hampir tak pernah membuat langkah yang tidak menguntungkan dalam berkarir. Sekarang dia masih menjadi komedian namun juga aktor drama, yang jelas kini Williams benar-benar seorang petarung kelas berat.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 6:

Winona Ryder

Inilah aktris pertama yang benar-benar membawa label “Aktris Sembilanpuluhan” dalam setiap gerakannya, Ryder telah mencap dirinya dengan identitas itu sehingga sebelum tahun sembilanpuluh dia terlihat seperti datang jauh dari masa depan dan setelah dekade sembilanpuluhan berakhir dia terkesan seperti produk masa lalu yang ketinggalan zaman (dengan kata lain: dia bukan apa-apa sebelumnya, dia superstar dari 1990 sampai 1999, dan dia tenggelam cepat sesudahnya). Caranya menyeleksi peran, gambaran media tentang kehidupan pribadinya, dan komentar-komentarnya tentang segala sesuatu melambangkan seorang aktris yang benar-benar “belong to the 90’s”, dan di belakangnya gadis-gadis lain berteriak bahwa Winona adalah duta besar mereka di Hollywood. Ooops, kita tentu tak bisa melupakan satu hal: tampang bidadarinya tak bisa diabaikan sebagai salah satu wajah yang pernah menjadi standar kesempurnaan sepanjang dekade 90-an.


KITA MASUK KE

5 BESAR!!!
SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 5:

Martin Scorsese

Selain Marty, mendiang Stanley Kubrick, Francis Copolla, dan Woody Allen adalah para grand master senior Amerika yang masih aktif dalam dekade sembilanpuluhan. Namun yang membedakan Marty dari mereka adalah pengaruhnya terhadap hasil karya sutradara muda dalam dekade ini. Dia memang tak kalah stylishnya dari raksasa-raksasa lain, namun sentuhan Scorsese bukanlah sesuatu yang terlalu abstrak dan tak bisa diterangkan (seperti gaya Kubrick misalnya), sehingga semangatnya dengan mudah bisa dirasakan dalam film-film angkatan baru. Menjamurnya film-film tentang moralitas gangster jalanan beserta penyakit psikologis urbannya tentu sulit untuk tidak dihubung-hubungkan dengan karya-karya klasik seperti “Mean Streets” atau “Taxi Driver”, jejak “Raging Bull” dan “King of Comedy” juga masih terasa di sana-sini. Dan kalau kita meluaskan makna kata “penting” untuk Hollywood, kita harus pula membahas kecintaan Marty pada film yang diperlihatkannya dengan mempelopori proyek restorasi film-film klasik buatan sutradara lain. Hollywood pernah menyakiti Marty dan tak pernah memperlihatkan rasa cinta mereka secara tulus pada orang ini, padahal tanpanya mereka akan kehilangan berbagai warna yang sangat mereka banggakan.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 5:

Bruce Willis

Willis memperlihatkan aktivitas yang luar biasa dalam dekade ini, mungkin dialah satu-satunya aktor laris dan mahal yang sempat bermain di segala jenis film dalam dekade ini, hampir semua genre merasakan kehadirannya. Integritasnya luar biasa dan itu menghasilkan popularitas yang luar biasa pula untuknya. Willis adalah satu dari sedikit aktor yang bisa menjual segala sesuatu yang dimilikinya: otot, otak, tampang konyol, tampang serius, suara, kepala botak, dan semua yang ada padanya. Kita juga percaya bahwa orang seperti dia akan bertahan lama. Entah sampai kapan dia akan berada di ketinggian, yang jelas, dalam dekade ini Willis melambung jauh sekali.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 5:

Jodie Foster

Foster adalah orang yang mampu menggetarkan – bahkan menjungkirbalikkan - meja hanya dengan satu gebrakan. Dia tak bisa digolongkan sebagai aktris yang aktif, selektivitasnyapun aneh sekali, namun setiap zaman sejak dia pertama kali mengisi layar merasakan kehadirannya. Dia punya cara- cara sendiri untuk menjadi sensasi, kadang dia tak perlu melakukan apapun untuk membuat dirinya menjadi berita besar. Zaman pelacur cilik dan zaman gadis yang menyebabkan tertembaknya tuan presiden memang sudah lama berlalu, kini “The Bossy Little Thing” telah sangat dewasa dan semakin menanamkan pengaruhnya pada Hollywood, dia bisa meminta bayaran berapa saja yang diinginkannya dan menciptakan standar harga diri bagi para aktris yang selama puluhan tahun hanya dianggap pendamping bagi para pangeran Hollywood.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 4:

James Cameron

Dia adalah calon raksasa ketika membuat “Terminator” di tahun 1984, dan dia telah menjelma menjadi raksasa yang besar sekali satu dekade kemudian. Sebuah studio yang mempekerjakan Cameron tak akan bisa menolak berapapun budget yang diminta orang ini, namun mereka akan dengan sangat senang hati bersedia membanting tulang (dan moral) untuk menyediakannya, karena mereka tahu, Jim akan memanfaatkan uang itu untuk membuat orang terpukau dan mengembalikan modalnya. Biaya pembuatan “Terminator 2: Judgment Day” telah membuat orang geleng-geleng kepala, dan biaya “Titanic” memperkeras gelengan kepala orang, namun pemasukan balik kedua pemborosan itu bahkan membuat kepala orang hampir lepas karena gelengan yang terlalu kuat dalam keterpukauan.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 4:

Tom Cruise

Sampailah kita pada Sang Pangeran. Tom sempat dianggap sebagai personifikasi sosok impian Amerika era delapanpuluhan selain Rambo, bedanya sang Rambo tenggelam sementara si pilot ganteng tetap bersinar, bahkan meluaskan sinarnya. Tom adalah aktor yang lengkap, kharismanya mencakup berbagai hal, dia juga mampu menjadi standar. Dia memang tak pernah dianggap sebagai nomor satu dalam hal apapun, tapi dia tak pernah jatuh ke papan tengah apalagi papan bawah, Tom selalu tahu bagaimana cara menyelamatkan karirnya ketika tanda-tanda redup mulai terlihat, itulah sebabnya mengapa dia tak pernah redup. Dekade sembilanpuluhan ditandainya dengan beberapa film hit, beberapa award dan nominasi, satu perceraian, dan satu pernikahan, semuanya menjadi berita besar.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 4:

Demi Moore

Demi Moore hanyalah seorang aktris yang sangat mudah dilupakan di tahun delapanpuluhan, seorang gadis yang selalu salah memilih peran, salah memilih potongan rambut, salah memilih waktu untuk mempertontonkan payudaranya, dan salah memilih pasangan hidup. Sebuah perubahan, sebuah film berjudul sangat singkat dan sederhana, sesuatu yang tak disangka-sangkanya, merubah segalanya. Dalam dekade sembilanpuluhan Demi berubah menjadi sosok selebriti yang sesungguhnya, walau bukan jenis ekstrimis seperti Madonna atau Courtney Love. Dia berani mengambil langkah-langkah riskan yang bisa semakin menaikkan popularitasnya atau justru membantingnya ke titik terendah. Dia membuat Hollywood menjadi semakin sadar bahwa seorang bintang baru tak selalu harus barang baru, mereka hanya harus lebih jeli menilai seesorang, setelah Demi, para aktris semakin bersemangat untuk menemukan keistimewaan dalam diri mereka yang mungkin selama ini tak terlihat.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 3:

Joel Coen

Tentu dia terdaftar di sini mewakili duet The Coen Brothers, nama yang disandangnya bersama kakaknya, Ethan, produser film-filmnya dan temannya menulis skenario. Beberapa filmnya di era delapanpuluhan membuat dunia film Amerika begitu senang, mereka selalu merasa kekurangan orang eksentrik yang bisa dibanggakan pada orang Eropa. Amerika punya David Lynch, tapi karya Lynch sering membuat orang bingung dan sulit tertawa, sementara film-film The Coens justru mengizinkan orang tertawa terbahak-bahak ketika gambar-gambar dan suasana yang tidak wajar muncul di layar. Dalam dekade sembilanpuluhan, The Coens bukan lagi sepasang anak baru, mereka telah berubah menjadi dewa dari luar jalur. Keberanian mereka adalah salah satu faktor penyebab terpenting dalam fenomena keberhasilan film-film independen Amerika menandingi film-film mainstreamnya, hanya sedikit – kalau memang ada - nama selain The Coens yang bisa dianggap lebih penting dalam hal ini.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 3:

Brad Pitt

“Mr. 90’s”. Dia adalah satu-satunya aktor yang pernah dianggap sebagai simbol seks Hollywood dalam dekade ini, sulit sekali menandingi dia dalam hal ini. Pitt yang liar, yang sulit ditaklukan Hollywood, yang membuat mabuk, yang meracuni setiap kesan tentang seorang aktor, itu membuatnya terlihat begitu jelas dalam generasinya; Pitt tidak mati muda, hanya itu yang membedakannya dengan James Dean. Seperti Ryder untuk aktris – bedanya Pitt jauh lebih provokatif dan membahana, Pitt tidak hanya membawa kesan itu di layar, di belakang layar dia tetap sesosok karakter yang mewakili generasinya. Dia adalah anak zaman yang fanatik dan idealis, sulit diajak berkompromi oleh sesuatu yang tidak memiliki roh zamannya. Keterkaitan Pitt dengan zaman itu membuat eranya tidak bertahan terlalu lama, namun dia telah menandainya dengan sangat jelas, dia pernah menjadi nomor satu dalam suatu masa, dan itu cukup sebagai modalnya bertahan di masa-masa setelah itu.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 3:

Julia Roberts

Apakah urutan ketiga tidak terlalu tinggi untuk Julia? Rasanya tidak. Tanpa Julia, apakah seorang aktris akan pernah dihargai semahal sekarang ini? Rasanya tidak. Julia meraih hasil jerih payahnya dengan cara yang agak ajaib, ini tidak hanya terjadi padanya, namun dia termasuk aktris dengan lonjakan paling mencolok. Siapa yang menyangka sebuah film seperti “Pretty Woman” akan bisa disukai jutaan orang? Darryl Hannah tidak menyangka, dia membanting skenarionya ke lantai. Julia sendiri mungkin tak lagi terlalu bersemangat bermimpi menjadi bintang sebelum dia sadar bahwa film itu betul-betul sukses. Setelah dia menjadi bintang, Julia tak segan-segan lagi menganggap dirinya bintang yang mahal sekali, Hollywood tak bisa berkata lain, mereka membayar Julia berapa saja, dan mereka juga mulai sadar bahwa para aktris pun sama mahalnya dan sama menentukannya dengan para aktor.


SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 2:

Steven Spielberg

Jika hanya dekade sembilanpuluhan yang diperhitungkan, mungkin Spielberg memang bukan nomor satu, namun jika kita menggunakan ukuran “sepanjang zaman”, orang ini sangat tepat berada di urutan teratas. Segala sesuatu yang dilakukannya adalah sesuatu yang orang lain hanya bisa bermimpi melakukannya, orang sinis berkata bahwa kebesaran Spielberg tidaklah begitu besar karena dia hanya bisa membuat sesuatu yang besar menjadi besar, bukan sesuatu yang kecil menjadi besar. Mungkin ada benarnya juga, tapi apa salahnya? Dekade sembilanpuluhan menghasilkan Jurassic Parkdan “Schinlder’s List”, keduanya dibuat dengan kejeniusan yang nyaris irrasional. Tak banyak lagi yang harus dikomentari tentang Spielberg, atau mungkin justru terlalu banyak yang harus dikomentari tentangnya, yang jelas dia adalah simbol kebesaran Hollywood, dan apa lagi yang lebih besar dari “besar”?

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 2:

Tom Hanks

Dulu Hanks hanya dikenal sebagai aktor komedi yang handal, kini Hanks dianggap master dalam urusan apapun yang berhubungan dengan akting. Satu-satunya penyebab kenapa Hanks tidak meraih popularitas supernya dari dulu-dulu adalah karena dia tidak mendapatkan kesempatan sebesar yang dia dapatkan dalam dekade ini. Sembilanpuluhan mengizinkan Hanks memainkan peran-peran yang bisa membuatnya diperhitungkan, sangat diperhitungkan hingga kadang-kadang Hollywood tak lagi memperhitungkan yang lain jika pikiran mereka sudah terlalu tertuju pada Hanks. Kini Hollywood memperlakukannya dengan sangat hati-hati, dia hanya diberi pekerjaan yang bisa membuatnya tetap berada di puncak, tak boleh ada skandal dan kegagalan mendekatinya. Hanks adalah aktor yang diperlakukan paling istimewa dalam dekade sembilanpuluhan.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

URUTAN 2:

Sharon Stone

“Kesuksesan datang pada mereka yang mau menunggu”, kalimat itu tiba-tiba mempunyai makna yang begitu dahsyat bagi wanita-wanita Hollywood, Demi Moore dan Julia Roberts tentu sangat percaya pada kalimat itu, mereka merasakan kebenarannya, dan dalam kadar yang sedikit lebih dahsyat, kalimat itu dirasakan pula oleh Stone. Roberts dan Moore masih pernah merasakan keberhasilan-keberhasilan kecil sebelum terlontar ke bintang, tapi siapa Sharon Stone? Dia jauh lebih samar dan terlupakan, padahal dia telah berada di Hollywood demikian lama. “Basic Instinct” mengubah nasibnya, Stone tiba-tiba menjadi sesuatu yang begitu penting dan menjadi objek kejaran. Kesuksesan membuat Stone bisa mengatur langkahnya dengan sempurna, dia membuat beberapa sensasi lain setelah “Basic Instinct”. Namun ternyata Stone mengenal kata “cukup”, dia kemudian memilih untuk kembali menjadi bintang yang normal, dan tanpa sensasi lanjutan yang berlebihan pun orang telah menganggap Sharon Stone sebagai aktris terpopuler di dunia dalam dekade ini.


SIAPA NOMOR SATU???
SUTRADARA INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

Quentin Tarantino

Ya, dialah yang terpenting, siapa lagi? Sutradara-sutradara lain memberi warna di sudut-sudut perfilman dunia dalam dekade sembilanpuluhan, sementara Tarantino melukis tepat di tengah-tengah. Debutnya, “Reservoir Dogs”, ternyata adalah prolog minimalis yang agak berlebihan, itu membuat Hollywood menoleh padanya, lalu tiba-tiba dia membentak dengan “Pulp Fiction” – film terpenting di dunia dalam dekade ini – dan Hollywood benar-benar dibuatnya kalang kabut. Sebagian wajah Hollywood dipermaknya, teori film dijungkir balikannya, para kritikus dibuatnya bingung, dan para penonton menyambutnya dengan suka cita. Tarantino tidak bertingkah macam-macam lagi setelah itu – kecuali menjadi hiperaktif dan superlaris; tetapi hanya dengan satu film monumental, Quentin Tarantino telah menjadi sebuah gambaran sikap, sebuah budaya, sebuah trend, dan tokoh dalam buku sejarah film.

AKTOR INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

Jim Carey

Suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju, Carey adalah pemanusiaan Hollywood dekade sembilanpuluhan: kadang menyenangkan, kadang menjijikan, semuanya berubah-ubah dalam kelenturan yang luar biasa dan selalu disertai tarikan magnetis yang ajaib. Setiap usahanya berhasil mendapat sambutan meriah, orang berbondong-bondong datang ke pertunjukannya tanpa bisa menerangkan dengan panjang lebar kenapa mereka bisa begitu tertarik pada orang ini. Kalau dia komedian yang lucu, tidak adakah yang lebih lucu? Kalau dia aktor yang hebat, tidak adakah yang lebih hebat? Kalau dia pria yang seksi, tidak adakah yang lebih seksi? Jawaban dari semua pertanyaan itu tentu “Ada”. Tapi kalau dia aktor yang sangat populer, tidak adakah yang lebih populer? Jawabannya mungkin “Tidak”. Carey datang pada saat yang tepat, itu intinya, ketika orang seperti dia mungkin sedang sangat dibutuhkan.

AKTRIS INTERNASIONAL TERPENTING 90-an:

Gwyneth Paltrow

Belasan aktris dalam daftar ini mempunyai ketenaran yang jauh di atas Paltrow. Tapi untuk mewakili seorang aktris yang benar-benar muncul dan besar dalam dekade sembilanpuluhan, tak ada nama yang lebih tepat dari Paltrow; di awal sembilanpuluhan dia memulai langkahnya, dan tepat di akhir sembilanpuluhan dia tiba di puncak. Paltrow mengisi dekade ini dengan perjalanan karir yang sangat rapih dan linear, dia meniti setiap tangga yang harus dititi, tak ada lonjakkan hebat, tak ada kejutan. Ketika dia menjadi seorang bintang, dia memang telah seharusnya menjadi bintang, dia dan orang lain telah siap menerima kebintangannya. Empat saingan terdekatnya dalam daftar ini, Stone, Roberts, Moore, dan Foster memang disukai lebih banyak orang, namun mereka membuat lebih banyak masalah dan lebih sering mengundang kesinisan orang, mereka juga tidak benar-benar berasal dari era sembilanpuluhan. Ketika dekade ini berakhir, semuanya telah bisa diatasi oleh Paltrow, dia telah tiba di TEMPAT TERATAS.




Comments: Post a Comment

<< Home

Archives

October 2004  

This page is powered by Blogger. Isn't yours?